Kondisi cuaca di kota suci Makkah selama fase puncak haji tahun 2026 diprediksi akan menembus angka suhu yang sangat ekstrem. Badan meteorologi setempat telah mengeluarkan peringatan dini agar seluruh pihak terkait melakukan persiapan matang.
Merespons hal tersebut, tim kesehatan Kemenhaj mengimbau seluruh jemaah untuk selalu membawa alat semprot air portabel. Menggunakan alas kaki pelindung saat berjalan di atas ubin pelataran luar juga sangat disarankan untuk menghindari luka bakar.
Jemaah juga diwajibkan untuk rutin mengonsumsi cairan dan oralit tanpa menunggu munculnya rasa haus yang parah. Langkah ini sangat krusial dilakukan demi mencegah terjadinya kasus heatstroke yang membahayakan keselamatan jiwa.
Petugas di lapangan telah disiagakan dengan membawa pasokan air bersih dan handuk basah di sepanjang jalur utama jemaah. Posko-posko darurat berpendingin udara juga disiapkan di titik-titik rawan kepadatan di sekitar area jamarat.